IDENTITAS BUKU
SINOPSIS
Menyadari handphone-nya tertukar, Sandy menelpon nomornya dan pergi ke alamat yang diberikan kepadanya untuk mengambil handphone tersebut. Tidak tega membiarkan Sandy pulang sendiri di tengah larutnya malam, maka kedua lelaki yang berada di rumah mewah itu mengantarkan Sandy pulang. Sandy tahu bahwa salah satu dari lelaki itu adalah artis terkenal. Namun, malam yang sangat melelahkan itu membuat Sandy bertindak seakan dia hanya berjumpa dengan orang biasa, bukan artis. Pertemuan singkat malam itu rupanya menjadi bahan berita bagi wartawan. Keesokan harinya muncul berita bahwa Tae-Woo telah memiliki kekasih, wanita misterius.
- Judul Buku : Summer in Seul
- Penulis : Ilana Tan
- Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
- Jumlah Halaman : 171 hlm
- Tahun Terbit : 2006
- Nomor Edisi Terbit : ISBN 979-22-2460-2
SINOPSIS
Banyak hal dapat
terjadi dalam kehidupan ini, baik
yang direncanakan maupun tidak. Terkadang hal yang tak pernah kita bayangkan
dapat terjadi dalam hidup ini. Begitu pula yang dialami oleh Sandy dan Tae-Woo.
Hari itu, hari dimana
suasana hati Sandy terasa sangat penat, dan otaknya tak mampu berkompromi. Ntah kenapa, hari itu serasa sangat
melelahkan dan menyebalkan. Sandy tidak menyadari bahwa sepanjang hari dirinya
tidak membawa dompet. Pada hari yang sama handphone
miliknya tertukar dengan pria asing di
toko.
Reputasi seorang artis
bisa dikatakan sebagai hal yang sangat penting bagi kehidupan artis tersebut.
Terutama seorang penyanyi terkenal yang akan meluncurkan album terbarunya,
seperti Jung Tae-Woo. “Dua minggu lagi album terbarumu akan diluncurkan. Aku
takut rumor ini memengaruhi penjualan albummu nantinya.” Kata Park Hyung-Shik. Beredarnya
gosip bahwa Tae-Woo adalah seorang gay
membuat dirinya dan manajernya mencari cara untuk meghilangkan gosip tersebut.
Menyadari handphone-nya tertukar, Sandy menelpon nomornya dan pergi ke alamat yang diberikan kepadanya untuk mengambil handphone tersebut. Tidak tega membiarkan Sandy pulang sendiri di tengah larutnya malam, maka kedua lelaki yang berada di rumah mewah itu mengantarkan Sandy pulang. Sandy tahu bahwa salah satu dari lelaki itu adalah artis terkenal. Namun, malam yang sangat melelahkan itu membuat Sandy bertindak seakan dia hanya berjumpa dengan orang biasa, bukan artis. Pertemuan singkat malam itu rupanya menjadi bahan berita bagi wartawan. Keesokan harinya muncul berita bahwa Tae-Woo telah memiliki kekasih, wanita misterius.
Tanpa direncanakan oleh
Sandy, sekali lagi dirinya harus berjumpa dengan artis itu. Bukan untuk
mengambil handphone yang tertukar, tetapi
Mister Kim menyuruhnya untuk mengantarkan pakaian Tae-Woo. Perjumpaan mereka
kali ini menghasilkan sebuah kesepakatan, yaitu pacar dalam foto. Tae-Woo
meminta bantuan Sandy untuk berfoto dan berpura-pura sebagai kekasihnya.
Tentunya hal ini dilakukan untuk mematahkan gosip bahwa Tae-Woo adalah gay.
Rencana berjalan
dengan lancar. Beberapa foto yang Park Hyun-Shik ambil dan beredar di
tabloit-tabloit setidaknya telah menyingkirkan gosip gay yang menimpa Tae-Woo.
Sandypun menepati janjinya untuk tidak memberitahukan kesepakatan tersebut pada
siapapun. Hingga suatu saat Kang Young-Mi, sahabatnya, mengetahui rahasia
tersebut.
Kesepakatannya hanya
untuk berfoto. Tae-Woo sedikit melanggar kesepakatan tersebut. Dia meminta
Sandy untuk menemani dirinya berbelanja di sebuah toko. Akan ada acara jumpa
penggemar, dan mereka berada di toko itu untuk membeli beberapa hadiah untuk
penggemar Tae-Woo. Bros, Sandy memberikan saran untuk membeli bros. Namun,
akhirnya mereka membeli sepuluh topi untuk penggemar dan satu buah syal untuk
Tae-Woo kenakan pada
acara jumpa penggemar. Pada jumpa penggemar empat tahun lalu, Tae-Woo telah
memberikan bross sebagai hadiah untuk penggemarnya. Maka dari itu, mereka tidak
membeli bross untuk jumpa penggemar kali ini.
Tidak tahu apa yang dirasakan
Tae-Woo. Mendengar berita di televisi yang menyiarkan kebakaran di apartemen
tempat Sandy tinggal, dia langsung pergi dengan sesegera mungkin untuk
memastikan keadaan Sandy. Semua terbakar, habis, tidak tersisa. Matanya tertuju
pada seorang gadis yang berdiri agak jauh dari kerumunan dengan mengenakan
piama dan syal di lehernya. Gadis itu tampak linglung, wajahnya kotor, terlihat
rasa takut di matanya dan tubuhnya gemetar. Tae-Woo merasa khawatir melihat
keadaan Sandy saat itu. Lalu Sandy mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.
Mendengar hal itu dan tanpa berfikir panjang, Tae-Woo memeluk Sandy. Park
Hyun-Shik dan Jung Tae-Woo menyuruh Sandy untuk tinggal di rumah Tae-Woo,
setidaknya hingga Sandy mendapatkan tempat tinggal yang baru. Rumah Tae-Woo
cukup besar, lagipula ada kamar kosong di rumah itu.
Orang tua Sandy
mengetahui gosip bahwa Sandy memiliki hubungan dengan artis Korea itu. Sandy
telah mejelaskan bahwa itu semua hanya pura-pura dan tidak ada hubungan khusus
antara dirinya dengan artis itu. Namun, tetap saja orang tua Sandy tidak
menyukai hal tersebut. Terlebih lagi hal-hal yang berhubungan dengan artis itu.
Orang tua Sandy mengingatkankannya akan peristiwa empat tahun lalu yang menimpa
Lisa, saudara Sandy.
Suatu malam, beberapa
jam sebelum hari ulang tahun Sandy. Tae-Woo menyiapkan kejutan manis untuk
Sandy. Tae-Woo tahu bahwa Sandy merasa tertekan dengan banyak hal yang dialami
Sandy. Selain itu, Tae-Woo juga ingin berterima kasih atas semua bantuan yang
Sandy berikan untuknya. Maka dari itu, Tae-woo berusaha membuat Sandy merasa
bahagia di saat-saat menjelang hari ualang tahunnya. Dimulai dari bunga mawar,
makan malam yang menyenangkan, kembang api yang sangat indah dan hadiah dari
Tae-Woo. Sebuah handphone dengan
model dan nomor yang sama dengan milik Sandy sebelumnya, yang tidak sempat dia
selamatkan ketika peristiwa kebakaran itu terjadi. Diakhiri dengan permainan
piano oleh Tae-Woo.
Terdapat banyak makanan
yang disajikan di dapur. Dengan mengenakan celemek dan sarung tangan tahan
panas, Sandy memindahkan makanan ke meja. Ada beberpa hal yang patut dirayakan
pada hari itu, yaitu kedatangan Tae-Woo dari Jepang, tepat satu bulan sejak
pertamakali mereka bertemu, dan apartemen baru Sandy.
Perjanjian untuk menghapus gosip gay, sepertinya Tae-Woo mulai lupa
dengan kesepakatan itu. Tae-Woo mulai merasakan sesuatu di hatinya. Dia tidak
ingin Sandy pergi. Tae-Woo mulai menyukai Sandy, dan dia megatakan hal tersebut
pada Sandy. Entah apa yang ada pada pikiran dan hati Sandy, namun dia berharap
itu semua hanya candaan. “Terima kasih
karena menyukaiku.” Mereka tidak bertemu untuk beberapa waktu, dan hal itu
menyiksa hati Tae-Woo. Tae-Woo tahu pasti bahwa dia merindukan Sandy.
Tersebar gosip bahwa
Sandy hanya ingin balas dendam terhadap Tae-Woo. Balas dendam untuk kematian
kakaknya, Lisa. Lisa yang mati karena tertabrak oleh mobil Tae-Woo empat tahun
lalu pada acara jumpa penggemar.
Penggemar Tae-Woo
memberikan respon yang beragam terhadap Sandy. Ada yang memperlakukannya dengan
sopan. Namun, ada pula yang memperlakukannya dengan tidak menyenangkan.
Merasa sangat tertekan
dengan semua hal yang dihadapinya, Sandi memutuskan untuk menenangan diri
dengan pulang ke rumah orang tuanya di Jakarta, Indonesia. Dia berencana hanya
sepuluh hari di Jakarta. Namun, kecelakaan menimpanya ketika akan kembali ke
Korea. Mendengar hal itu, Young-Mi segera menghubungi Tae-Woo. Pikiran Tae-Woo menjadi
sangat kalut ketika dia mendengar kabar tentang Sandy. Dengan segera dia
mengajak manajernya untuk pergi ke Jakarta.
Tubuh itu lemas tak
berdaya, terbaring di ranjang rumah sakit. Tae-Woo memadang Sandy dengan tatapan
yang begitu tulus dan penuh cinta. Salah satu tangan Tae-Woo menggenggam tangan
Sandy. Sesekali dia menyentuh wajah Sandy dengan jemarinya. Dia berharap gadis
yang dicintainya itu segera sadarkan diri. Tae-Woo berbisik pada Sandy, “Sarang hae.”
Tae-Woo berada di
Jakarta selama beberapa hari. Dia tidak ingin meninggalkan Sandy yang masih
terbaring di rumah sakit. Bahkan artis korea itu meninggalkan sederet
jadwalnya. Hal itu membuat manajernya harus menata ulang seluruh jadwal Tae-Woo.
Tae-Woo terus menemani
Sandy, tanpa memikirkan tubuhnya sendiri yang memerlukan istirahat. Lalu dia
menyadari bahwa Sandy mulai menggerakan tangannya, gadis itu mulai tersadar.
Ketika Sandy mulai membuka matanya, orang pertama yang dia lihat tentunya
adalah Tae-Woo. Sandy memandang Tae-Woo dan mengatakan sesuatu padanya. Tae-Woo
mendekatkan telinganya, dan dia mendengar Sandy berkata, “Aku rindu padamu.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar