JELAJAH

Sabtu, 12 Agustus 2017

Jember Jadi Proyek Pertama Program Perpustakaan Impian oleh Sahabat Pelajar Jawa Timur

Jember (12/8). Sahabat Pelajar Jawa Timur memulai aksinya disaat masyarakat Jember tengah disibukkan dengan serangkaian acara Jember Fashion Carnival 2017. Sahabat Pelajar Jawa Timur merupakan komunitas yang berdiri sejak Desember 2016 dan berpusat di Surabaya. Komunitas tersebut berfokus pada bidang pendidikan dan pelajar dengan tujuan pemerataan akan hak-hak pendidikan dan literasi. Komunitas yang diinisiasi oleh lima pemuda yang berasal dari Malang, Surabaya, dan Banyuwangi tersebut memulai proyek pertamanya di kota Jember.

Sahabat Pelajar Jawa Timur bersama Sahabat Pelajar Jember, yang bersekretariat di Jalan Nanas No.8 Patrang-Jember, merangkul beberapa komunitas di Jember dalam proyek pertamanya. Komunitas tersebut antara lain GMDM Jember, Forum Anak Jember, Teater dan KIR dari SMAN 1 Jember, Rumah Literasi Jember, Kedai Imaji, Bastiling, dan komunitas-komunitas lainnya di Jember.

Depan Double Way Universitas Jember dijadikan sebagai lokasi dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Sahabat Pelajar Jawa Timur pada Sabtu (12/8/2017) dari pukul 19.00 hingga 21.30 WIB.  Kegiatan yang diselenggarakan adalah parade puisi dan penggalangan buku dan/atau dana. “Agar tidak terkesan mengemis, kita bungkus (acara) dalam bentuk sajak puisi untuk negeriku.” Ujar Lata Mau Sandi, inisiator Sahabat Pelajar Jawa Timur. Kegiatan tersebut mengusung tema Gerakan Merdeka Literasi. “Tujuan ingin memerdekakan kualitas literasi orang-orang di indonesia dimulai dari pelajar.” ungkap Sandi.

Disela-sela parade puisi, hadir pula Nurul Hidayat seorang penggiat literasi di Jember dan Banyuwangi. Nurul Hidayat menceritakan keadaan literasi di Jember dan bagaimana pelajar bisa memberikan dukungan akan hal tersebut. Jember merupakan kota pelajar, namun hobby membaca terbilang minim di Jember. Pendidikan di Kota Jember dapat dikatakan tidak merata. Banyak masyarakat di pusat kota yang dapat membaca dan melek informasi, namun sayangnya hanya beberpa kilo meter dari pusat kota juga terdapat masyarakat yang belum bisa membaca dan belum melek informasi sehingga dapat dikatakan jomplang.

Hasil dari donasi baik berupa buku maupun dana akan digunakan untuk program perpustakaan impian yang akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2017 mendatang. Program perpustakan impian merupakan serangkaian kegiatan, yaitu yang pertama adalah kunjungan dan renovasi perpustakaan sekolah yang kurang layak agar perpustakaan tersebut menjadi lebih bagus dan layak. Kedua, Talkshow dan workshop literasi. Ketiga adalah mengadakan festival literasi satu bulan sekali yang akan dijalankan selama satu semester agar literasi menjadi budaya di sekolah tersebut.

Target pertama dalam program perpustakan impian adalah SMP Syarif Hidayatullah yang berlokasi di Sukorambi, Kabupaten Jember. Sandi mengutarakan alasan Sahabat Pelajar Jawa Timur memilih SMP tersebut dalam proyek pertama mereka, yaitu meskipin Sukorambi terbilang dekat dengan Jember (pusat kota) akan tetapi lokasinya seakan sangat terpelosok dan medan jalannya tergolong buruk. Selain itu, SMP Syarif Hidayatullah hanya memiliki beberapa murid dan dana yang minim.

Sahabat Pelajar Jawa Timur berharap proyek yang mereka jalankan akan terus berkembang. Selain perpustakaan impian dan parade sajak puisi, mereka berharap akan dapat merealisasikan proyek-proyek inovasi seperti perpustakaan jalanan atau yang lainnya.
 
Cahayatina - Jember

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW KAPAN JADIAN?

Judul                            : Kapan Jadian? Penulis                          : Almaidah Swan Jumlah Halaman           : 276 hlm N...